Hakikat Kepemimpinan Kepala Sekolah
1 Hakikat
Kepemimpinan Kepala Sekolah
Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai
kemampuan untuk memepengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya dengan
menggunakan kekuasaan. Dalam kegiatannya bahwa pemimpin memiliki kekuasaan
untuk mengerahkan dan mempengaruhi bawahannya sehubungan dengan tugas-tugas
yang harus dilaksanakan. Pada tahap pemberian tugas pemimpin harus memberikan
suara arahan dan bimbingan yang jelas, agar bawahan dalam melaksanakan tugasnya
dapat dengan mudah dan hasil yang dicapai sesuai dengan tujuan yang telah
ditetapkan.
Dengan
demikian kepemimpinan mencakup distribusi kekuasaan yang tidak sama di antara
pemimpin dan anggotanya. Pemimpin mempunyai wewenang untuk mengarahkan anggota
dan juga dapat memberikan pengaruh, dengan kata lain para pemimpin tidak hanya
dapat memerintah bawahan apa yang harus dilakukan, tetapi juga dapat
mempengnaruhi bagaimana bawahan melaksanakan perintahnya. Sehingga terjalin
suatu hubungan sosial yang saling berinteraksi antara pemimpin dengan bawahan,
yang akhirnya tejadi suatu hubungan timbal balik. Oleh sebab itu bahwa pemimpin
diharapakan memiliki kemampuan dalam menjalankan kepemimpinannya, karena
apabila tidak memiliki kemampuan untuk memimpin, maka tujuan yang ingin dicapai
tidak akan dapat tercapai secara maksimal.
Kepala
sekolah sebagai pemimpin lembaga pendidikan harus mampu melakukan manajemen
kepemimpinannya dengan baik. Kesuksesan kepemimpinan kepala sekolah dalam
aktivitasnya dipengaruhi oleh factor-faktor yang dapat menunjang untuk
berhasilnya suatu kepemimpinan, oleh sebab itu suatu tujuan akan tercapai
apabila terjadinya keharmonisan dalam hubungan atau interaksi yang baik antara
atasan dengan bawahan, di samping dipengaruhi oleh latar belakang yang dimiliki
pemimpin, seperti motivasi diri untuk berprestasi, kedewasaan dan keleluasaan
dalam hubungan social dengan sikap-sikap hubungan manusiawi.
Berdasarkan
dari peranan kepemimpinan kepala sekolah tersebut, jelaslah bahwa dalam suatu
kepemimpinan, Kepala sekolah harus memiliki peranan-peranan yang dimaksud, di
samping itu juga bahwa kepala sekolah sebagai pemimpin memiliki tugas yang
embannya, sebagaimana menurut M. Ngalim Purwanto, sebagai berikut
1.
Menyelami kebutuhan-kebutuhan kelompok dan keinginan kelompoknya, dalam artian
kebutuhan sekolah dalam bentuk fisik bangunan maupun non fisik (kwalitas input
dan output), serta kebutuhan Guru dan seluruh proses pembelajarannya, serta
yang sangat penting adalah kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajarannya
yang di kaitkan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
2.
Dari keinginan itu dapat dipetiknya kehendak-kehendak yang realistis dan yang
benar-benar dapat dicapai.
3.
Meyakinkan seluruh komponen sekolah mengenai apa-apa yang menjadi kehendak
mereka, mana yang realistis dan mana yang sebenarnya merupakan khayalan.
Tugas
kepemimpinan kepala sekolah tersebut akan berhasil dengan baik apabila seorang
kepala sekolah memahami akan tugas yang harus dilaksanaknya. Oleh sebab itu
kepala sekolah akan tampak dalam proses di mana dia mampu mengarahkan,
membimbing, mempengaruhi dan atau menguasai pikiran-pikiran, perasaan-perasaan
atau tingkah laku orang lain. Untuk keberhasilan dalam pencapaian tujuan sekolah
diperlukan kepemimpinan kepala sekolah yang profesional, di mana ia memahami
akan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin, serta melaksanakan
peranannya sebagai seorang pemimpin.
Di samping
itu kepala sekolah harus menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan bawahan,
sehingga terciptanya suasana kerja yang membuat bawahan merasa aman, tentram,
dan memiliki suatu kebebasan dalam mengembangkan gagasannya dalam rangka
tercapai tujuan bersama yang telah ditetapkan
Leave a Comment